September 14, 2026
Beranda » Dikawal Ribuan Simpatisan, Bahrudin Nomor Urut 1 Gelar Kampanye Keliling Desa Karangreja

Dikawal Ribuan Simpatisan, Bahrudin Nomor Urut 1 Gelar Kampanye Keliling Desa Karangreja

0
Oplus_131072

Oplus_131072

Teraktual.co.id||Kab Bekasi

Semangat dukungan terhadap calon Kepala Desa Karangreja nomor urut 1, Bahrudin, terlihat dalam kampanye keliling yang digelar di wilayah Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin  (14/9/2026).

Bahrudin bersama tim pemenangan dan ribuan simpatisan berangkat dari kediaman di kp Rumbia Rt 002 Rw 002 Desa Karangreja kecamatan Pebayuran, lalu menyusuri sejumlah wilayah Desa Karangreja. Rombongan kampanye tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang terlihat di sepanjang rute kegiatan.

Kampanye keliling menjadi salah satu cara Bahrudin untuk menyapa masyarakat secara langsung sekaligus menyampaikan komitmennya dalam membangun Desa Karangreja ke depan.

Dengan mengenakan atribut kampanye, para simpatisan tampak kompak mengiringi Bahrudin. Suasana semakin semarak dengan yel-yel dukungan yang menggema sepanjang perjalanan.

Di tengah meriahnya kegiatan, Bahrudin mengajak seluruh pendukungnya agar menjadikan Pilkades sebagai momentum untuk menentukan masa depan desa melalui proses demokrasi yang sehat dan bermartabat.

“Bagi saya, kampanye ini bukan hanya soal mencari dukungan. Ini adalah kesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengar apa yang menjadi harapan dan kebutuhan warga,” kata Bahrudin.

Ia mengaku semakin termotivasi melihat antusiasme masyarakat yang memberikan dukungan kepada dirinya. Namun, dukungan tersebut menurutnya harus dijawab dengan kerja nyata apabila dirinya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Desa Karangreja.

“Dukungan masyarakat adalah amanah. Kalau saya diberikan kepercayaan, saya tidak ingin hanya menjadi pemimpin di atas kertas. Saya ingin hadir dan bekerja bersama masyarakat untuk membangun desa,” ujarnya.

Bahrudin juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan dalam Pilkades. Menurutnya, pesta demokrasi di tingkat desa jangan sampai membuat hubungan antarwarga menjadi renggang.

“Jangan sampai karena berbeda pilihan kita menjadi terpecah. Kita semua adalah keluarga besar Desa Karangreja. Siapapun pilihannya, setelah Pilkades kita tetap harus bersama-sama membangun desa. 

(Man) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *