April 30, 2026
Beranda » PLTS Atap Terbesar RI di Cikarang, Setara 17 Lapangan GBK, Pangkas Emisi 26,8 Juta Kg per Tahun

PLTS Atap Terbesar RI di Cikarang, Setara 17 Lapangan GBK, Pangkas Emisi 26,8 Juta Kg per Tahun

0
IMG-20260430-WA0036

Kabupaten Bekasi, teraktual .co.id – Indonesia kembali mencatatkan langkah besar dalam transisi energi bersih. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap terbesar di Tanah Air resmi beroperasi di kawasan industri Cikarang dengan kapasitas mencapai 22,5 megawatt peak (MWp).

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Mulia Industrindo dan Xurya sebagai pengembang PLTS atap. Instalasi tersebut terpasang di area pabrik dan menjadi yang terbesar di sektor industri nasional.

Secara skala, proyek ini memiliki luas sekitar 122 ribu meter persegi atau setara dengan kurang lebih 17 kali luas Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ribuan panel surya yang terpasang mampu menghasilkan energi listrik bersih dalam jumlah signifikan untuk mendukung operasional industri.

Direktur Xurya dalam keterangannya menyampaikan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata bahwa sektor industri dapat berperan aktif dalam percepatan energi bersih.
“Proyek ini menunjukkan bahwa penggunaan energi surya di sektor industri bukan hanya memungkinkan, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap efisiensi dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan manajemen Mulia Industrindo menegaskan bahwa pemanfaatan PLTS atap merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menekan emisi karbon.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan proses produksi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui pemanfaatan energi baru terbarukan,” ungkapnya.

Kehadiran PLTS atap ini diperkirakan mampu menekan emisi karbon hingga sekitar 26,8 juta kilogram CO₂ per tahun, menjadikannya salah satu kontribusi signifikan sektor industri dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

Langkah ini sejalan dengan dorongan pemerintah dalam meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional serta mempercepat target net zero emission. Dengan beroperasinya proyek ini, Cikarang semakin memperkuat posisinya sebagai kawasan industri yang mulai bertransformasi menuju energi bersih.(Red)

Dirangkum dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *