Februari 25, 2026
Beranda » Tarif Parkir Mengalir Tanpa Batas, Keluarga Pasien RS Ananda Babelan Tercekik Rp222 Ribu Selama 3 Hari

Tarif Parkir Mengalir Tanpa Batas, Keluarga Pasien RS Ananda Babelan Tercekik Rp222 Ribu Selama 3 Hari

0
IMG-20260225-WA0061

Kabupaten Bekasi, teraktual.co.id – Kebijakan tarif parkir di RS Ananda Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan setelah seorang keluarga pasien mengeluhkan besarnya biaya yang harus dibayarkan.

Syamsuri, keluarga pasien, mengaku terkejut saat hendak meninggalkan rumah sakit pada Rabu (25/02/2026). Ia dikenakan biaya parkir sebesar Rp222.000 untuk sepeda motor setelah tiga hari berada di area rumah sakit mendampingi anaknya yang dirawat sejak 22 Februari 2026.

Menurutnya, selama tiga hari tersebut dirinya tidak keluar masuk area rumah sakit karena fokus menjaga anaknya. Namun, karena sistem parkir menggunakan hitungan Rp3.000 per jam tanpa batas maksimal, biaya terus berjalan hingga mencapai ratusan ribu rupiah.

“Saya masuk tanggal 22, jagain anak, nggak ke mana-mana. Pas mau pulang lihat tarif parkir sudah Rp222 ribu. Saya kaget, uang juga nggak ada buat bayar, jadi nggak bisa keluar,” ujarnya.
Syamsuri juga membandingkan dengan tarif parkir di rumah sakit lain di wilayah Tarumajaya yang disebutnya hanya sekitar Rp10.000 per hari. Ia berharap ada kebijakan yang lebih berpihak kepada keluarga pasien yang harus menunggu berhari-hari.

Sementara itu, Rey selaku Ketua Tim Parkir Shift 2 menjelaskan bahwa tarif tersebut sudah sesuai aturan dari manajemen. Ia menyebut untuk sepeda motor dikenakan tarif Rp3.000 per jam dan saat ini tidak ada batas maksimal pembayaran.
“Peraturan sudah ada, hitungan per jam jalan terus. Soal kebijakan itu dari manajemen, kami di lapangan hanya menjalankan,” singkatnya.

Kasus ini memunculkan perhatian publik terhadap kebijakan tarif parkir di fasilitas layanan kesehatan. Warga berharap adanya evaluasi atau kebijakan khusus, seperti tarif maksimal atau dispensasi bagi keluarga pasien rawat inap, agar tidak menambah beban masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *