Diduga Seleweng Anggaran Program Ketapang, Desa Karang Sentosa Kecamatan Karang Bahagia Jadi Perbincangan Publik
Teraktual.co.id – Feri warga desa karangsentosa meyoroti penyaluran Dana Desa tahun anggaran 2025 Dua Kegiatan yang diduga fiktif.soratan itu muncul yang paling krusial anggaran Penyertaan Modal BUMDes senilai Rp 212.940.000 yang dalam laporan desa disebut untuk program ketahanan pangan melalui pembesaran bibit ikan.
Namun, fakta di atas kertas justru menunjukkan output kegiatan berupa penyaluran bibit ikan kepada masyarakat, bukan penguatan unit usaha BUMDes sebagaimana esensi penyertaan modal.
Ia pun mengatakan Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar buat saya sebagai warga desa karang sentosa apakah dana tersebut benar-benar dikelola oleh BUMDes sebagai badan usaha, atau sekadar dijadikan label administratif untuk melegitimasi belanja?
“Hingga kini saya tidak pernah menemukan penjelasan terbuka mengenai unit usaha BUMDes penerima modal, skema pengelolaan, laporan omzet, maupun pertanggungjawaban pasca penyaluran anggaran bahkan dimana tempat kantor Bumdes nya”. kata Feri saat di temui media
Ia menambahkan dalam kegiatan pengadaan bibit pohon mangga senilai Rp 82.100.000 juga diduga fiktif ,karena Kegiatan tersebut dicatat sebagai alat produksi pertanian, namun output-nya berupa bibit tanaman.
“Saya tidak pernah tahu bang kapan ada pembagian bibit pohon mangga dan berapa Jumlah bibit, harga satuan, serta siapa penerima manfaatnya.Ada Dua kegiatan Yang diduga fiktif Yang pertama Anggaran penyertaan modal Bumdes senilai Rp.Rp 212.940.000 untuk ketahanan pangan yaitu bibit ikan dan pengadaan dan belanja Bibit pohon mangga senilai Rp.82.100.000”.ungkap Feri dengan nada Kesal.
Jika tidak dijelaskan secara rinci,ini memicu warga desa karang sentosa dengan dugaan lemahnya perencanaan sekaligus pengawasan penggunaan anggaran desa.bahkan pemerintah desa tidak transparan dalam realisasi Anggaran desa,kalo seperti ini saya selaku masyarakat desa karang sentosa akan lapor ke Aparat Penegak Hukum.Biar Kepala Desa jangan semena-mena menggunakan anggaran desa.Terangnya
