April 7, 2026
Beranda » BERHASIL DIBEKUK! Bandar Narkoba Andre Fernando ‘The Doctor’ Ditangkap di Malaysia

BERHASIL DIBEKUK! Bandar Narkoba Andre Fernando ‘The Doctor’ Ditangkap di Malaysia

0
IMG-20260407-WA0000

JAKARTA, teraktual.co.id – Keberhasilan besar diraih oleh aparat kepolisian dalam pemberantasan jaringan narkoba internasional. Seorang bandar besar yang selama ini menjadi buronan, Andre Fernando alias Charlie alias “The Doctor”, akhirnya berhasil ditangkap di Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026).

Penangkapan ini menjadi kabar gembira sekaligus bukti nyata bahwa tidak ada tempat bersembunyi bagi pelaku kejahatan, meskipun mereka telah melarikan diri ke luar negeri.

Keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi yang solid antara tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, serta Interpol Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, secara resmi mengonfirmasi keberhasilan operasi tersebut dalam keterangan pers, Senin (6/4/2026).

“Bahwa benar, pada hari Minggu tanggal 5 April 2026, DPO atas nama Andre Fernando alias Charlie alias The Doctor berhasil ditangkap di Penang, Malaysia,” ujar Brigjen Eko Hadi Santoso.

Andre ditangkap tepat pada pukul 13.44 waktu setempat setelah tim intelijen berhasil melacak keberadaannya yang selama ini bersembunyi di negara tetangga. Saat ini, tersangka sedang dalam perjalanan kembali ke Indonesia dengan pengawalan ketat untuk menjalani proses hukum yang berlaku.

Andre Fernando dikenal sebagai salah satu bandar narkoba tingkat tinggi yang memiliki peran sangat penting. Ia diduga merupakan pemasok utama bagi sindikat narkoba besar yang terhubung dengan jaringan Ko Erwin yang sebelumnya juga telah ditangkap.

Jaringan ini diketahui beroperasi secara luas, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), dan diduga telah menyebarkan ribuan kilogram barang haram yang merusak generasi bangsa.

Kasus ini juga sebelumnya sempat mengguncang publik karena melibatkan dugaan keterlibatan oknum kepolisian di wilayah hukum Polres Bima Kota, NTB, yang kini sedang dalam proses penanganan hukum secara tuntas.

Menariknya, penangkapan ini terjadi hanya dalam waktu yang sangat singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *